Cara Install dan Setting DNS Server di CentOS 7 pada Jaringan LAN

Cara Konfigurasi DNS Server di CentOS 7 pada Jaringan LAN (Lengkap)

DNS Server berfungsi untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP. Dengan DNS, kita tidak perlu lagi mengakses server menggunakan IP Address yang panjang dan sulit diingat, cukup dengan nama domain lokal seperti server.lab.local.

Di Baong Digital, konfigurasi DNS Server seperti ini cukup sering digunakan, terutama saat membangun jaringan internal, lab pembelajaran, atau server lokal sebelum benar-benar digunakan di lingkungan produksi. Karena itu, pada artikel ini kami membahas cara konfigurasi DNS Server di CentOS 7 dengan penjelasan yang runtut dan mudah dipahami.

Gambaran DNS Server pada Jaringan LAN

Secara sederhana, DNS Server pada jaringan LAN bisa dianggap sebagai buku alamat jaringan. Saat sebuah client mengakses nama domain, DNS akan mencarikan IP Address yang sesuai berdasarkan data yang sudah dikonfigurasi sebelumnya.

DNS memiliki dua fungsi utama, yaitu forward lookup (nama domain ke IP Address) dan reverse lookup (IP Address ke nama domain). Pada jaringan LAN, DNS biasanya digunakan untuk web server internal, file server, database server, maupun server aplikasi lainnya.

Studi Kasus dan Contoh Jaringan

Agar lebih mudah dipraktikkan, kita gunakan contoh konfigurasi berikut:

  • Sistem Operasi: CentOS 7
  • IP DNS Server: 192.168.10.10
  • Network: 192.168.10.0/24
  • Gateway: 192.168.10.1
  • Domain Lokal: lab.local
  • Hostname Server: dns.lab.local

Konsep ini bisa diterapkan baik di jaringan fisik maupun virtual seperti VirtualBox atau VMware.

Persiapan Sistem Sebelum Konfigurasi

Sebelum masuk ke konfigurasi DNS Server, ada beberapa hal dasar yang perlu dipastikan. Dari pengalaman Baong Digital, banyak error DNS justru terjadi karena tahap persiapan ini dilewatkan.

Baca Juga: Cara Setting IP Static di Ubuntu Linux

Mengatur Hostname Server

Hostname digunakan sebagai identitas server dan akan muncul pada konfigurasi DNS, terutama pada record SOA dan NS.

hostnamectl set-hostname dns.lab.local

Cek hostname:

hostname

Update Sistem CentOS 7

Update sistem bertujuan untuk menjaga stabilitas dan menghindari konflik dependency saat instalasi DNS Server.

yum update -y

Install DNS Server (BIND)

Pada CentOS 7, DNS Server dijalankan menggunakan BIND (Berkeley Internet Name Domain). BIND adalah layanan DNS yang paling umum digunakan di sistem Linux.

yum install bind bind-utils -y

Paket bind digunakan sebagai service DNS utama, sedangkan bind-utils menyediakan tools seperti nslookup dan dig.

Mengenal File Konfigurasi DNS di CentOS 7

  • /etc/named.conf – konfigurasi utama DNS
  • /etc/named/ – tempat file zone DNS
  • /var/named/ – cache DNS
  • /var/log/messages – log error DNS

Konfigurasi File named.conf

File named.conf merupakan pusat pengaturan DNS Server. Di sinilah kita menentukan IP yang boleh mengakses DNS dan domain apa saja yang dilayani.

Backup Konfigurasi Default

Melakukan backup adalah kebiasaan wajib sebelum mengubah konfigurasi sistem.

cp /etc/named.conf /etc/named.conf.backup

Edit File named.conf

nano /etc/named.conf

Penjelasan parameter penting:

  • listen-on: IP server yang menerima request DNS
  • allow-query: jaringan yang boleh menggunakan DNS
  • recursion: mengizinkan DNS melakukan pencarian lanjutan
options {
    listen-on port 53 { 127.0.0.1; 192.168.10.10; };
    directory "/var/named";
    allow-query { localhost; 192.168.10.0/24; };
    recursion yes;
};

Menambahkan Zone DNS

Zone DNS digunakan untuk menentukan domain apa saja yang dikelola oleh DNS Server.

zone "lab.local" IN {
    type master;
    file "/etc/named/lab.local.zone";
};

zone "10.168.192.in-addr.arpa" IN {
    type master;
    file "/etc/named/10.168.192.rev";
};

Konfigurasi Zone Forward

Zone forward berfungsi untuk menerjemahkan nama domain menjadi IP Address.

nano /etc/named/lab.local.zone
$TTL 86400
@   IN  SOA lab.local. root.lab.local. (
        2026012201
        3600
        1800
        604800
        86400 )

@       IN  NS  dns.lab.local.
dns     IN  A   192.168.10.10
www     IN  A   192.168.10.10
file    IN  A   192.168.10.20
db      IN  A   192.168.10.30

Konfigurasi Zone Reverse

Zone reverse digunakan untuk menerjemahkan IP Address menjadi nama domain. Biasanya dipakai untuk validasi dan logging server.

nano /etc/named/10.168.192.rev
$TTL 86400
@   IN  SOA lab.local. root.lab.local. (
        2026012201
        3600
        1800
        604800
        86400 )

@       IN  NS  dns.lab.local.
10      IN  PTR dns.lab.local.
20      IN  PTR file.lab.local.
30      IN  PTR db.lab.local.

Mengatur Permission File Zone

Agar service named dapat membaca file zone tanpa error permission, jalankan perintah berikut:

chown root:named /etc/named/*.zone
chown root:named /etc/named/*.rev
chmod 640 /etc/named/*

Validasi dan Menjalankan DNS Server

Sebelum menjalankan DNS Server, lakukan pengecekan konfigurasi.

named-checkconf
named-checkzone lab.local /etc/named/lab.local.zone
named-checkzone 10.168.192.in-addr.arpa /etc/named/10.168.192.rev

Jika tidak ada error, jalankan service DNS:

systemctl start named
systemctl enable named

Konfigurasi Firewall

DNS berjalan pada port 53 TCP dan UDP, sehingga firewall perlu dibuka.

firewall-cmd --add-service=dns --permanent
firewall-cmd --reload

Konfigurasi DNS Client

Dari pengalaman Baong Digital, DNS Server sering sudah benar tetapi client tetap tidak bisa resolve domain. Biasanya masalah ada di DNS client.

Client Linux

nano /etc/resolv.conf
search lab.local
nameserver 192.168.10.10

Client Windows

DNS Server

Atur DNS Server secara manual dan isi dengan IP:

192.168.10.10

Pengujian DNS Server

nslookup www.lab.local
nslookup 192.168.10.10

Jika domain dan IP tampil dengan benar, berarti DNS Server sudah berjalan normal.

Penutup

Sampai di tahap ini, kamu sudah berhasil mengonfigurasi DNS Server di CentOS 7 untuk jaringan LAN. Konfigurasi seperti ini sudah cukup untuk kebutuhan lab, kantor kecil, maupun pembelajaran administrasi jaringan Linux.

Di Baong Digital, DNS lokal biasanya menjadi fondasi sebelum melanjutkan ke konfigurasi DHCP Server, Web Server, atau layanan jaringan lainnya.