
Cara Monetisasi YouTube 2026 dan Syarat Agar Channel Bisa Menghasilkan
YouTube bukan cuma tempat upload video, tapi juga bisa menjadi sumber penghasilan jika channel dikelola dengan benar. Melalui fitur monetisasi, kreator bisa mendapatkan uang dari konten yang mereka buat.
Namun, monetisasi YouTube tidak bisa langsung aktif begitu saja. Ada beberapa syarat dan tahapan yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Salah satu yang paling utama adalah bergabung ke YouTube Partner Program atau YPP.
Untuk bisa mendaftar ke YPP, channel harus memiliki minimal 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang publik dalam 12 bulan terakhir. Selain itu, ada jalur lain melalui YouTube Shorts dengan syarat 10 juta penayangan dalam 90 hari terakhir.
Selain memenuhi syarat tersebut, channel juga harus terhubung dengan akun AdSense dan berada di negara yang mendukung Program Partner YouTube. Tanpa AdSense, penghasilan dari YouTube tidak bisa dicairkan.
Di artikel ini, kamu akan mempelajari cara monetisasi YouTube secara bertahap, mulai dari memahami sistem monetisasi, syarat yang harus dipenuhi, hingga langkah mendaftar ke YouTube Partner Program.
Memahami Monetisasi YouTube
Sebelum masuk ke syarat dan cara daftar, kamu perlu paham dulu apa itu monetisasi YouTube dan bagaimana sistemnya bekerja. Monetisasi bukan sekadar soal pasang iklan di video, tapi tentang bagaimana channel kamu bisa menghasilkan uang secara konsisten dari konten yang kamu buat. Kamu bisa membaca dari sumber Googlenya langsung tentang Ringkasan & persyaratan kelayakan Program Partner YouTube.
Dengan memahami konsep monetisasi sejak awal, kamu jadi tahu target yang harus dikejar, fitur apa saja yang bisa dimanfaatkan, dan kenapa YouTube menerapkan aturan tertentu sebelum channel bisa menghasilkan uang.
Apa Itu Monetisasi Channel YouTube?
Monetisasi YouTube adalah proses mengaktifkan fitur penghasilan pada channel. Dengan monetisasi aktif, video yang kamu upload bisa menghasilkan uang melalui beberapa fitur yang disediakan oleh YouTube.
Baca Juga: Cara Mengganti Thumbnail YouTube di HP dan PC
Dasar dari sistem monetisasi ini adalah YouTube Partner Program. Program ini memungkinkan kreator mendapatkan pembagian pendapatan dari iklan, langganan, dan fitur monetisasi lainnya.
Cara Kerja Monetisasi YouTube
Secara umum, monetisasi YouTube menggunakan sistem bagi hasil. Saat channel sudah dimonetisasi, YouTube akan menampilkan iklan di video dan pendapatannya dibagi antara YouTube dan kreator.
Untuk video biasa, kreator mendapatkan 55% pendapatan iklan, sedangkan YouTube mengambil 45%. Sementara untuk Shorts, kreator mendapatkan 45% pendapatan yang dibagi berdasarkan jumlah penayangan.
Selain iklan, ada beberapa sumber penghasilan lain yang bisa diaktifkan setelah channel diterima di YPP, antara lain:
- YouTube Premium, kreator mendapatkan bagian dari biaya langganan saat pengguna Premium menonton video
- Channel Memberships, penonton membayar biaya bulanan untuk fitur eksklusif
- Super Chat dan Super Stickers saat live streaming
- Super Thanks sebagai bentuk dukungan penonton
- YouTube Shopping untuk mempromosikan dan menjual produk
Kenapa Monetisasi Penting
Dengan monetisasi, channel YouTube tidak hanya sekadar hobi. Kreator bisa mendapatkan penghasilan langsung dari video yang diunggah.
Monetisasi juga membuat kreator lebih serius dalam mengelola channel, mulai dari menjaga kualitas konten, konsisten upload, hingga memahami apa yang dibutuhkan penonton.
Baca Juga: Cara Menonton YouTube Sambil Membuka Aplikasi Lain di PC
Dalam jangka panjang, monetisasi membantu channel berkembang lebih terarah. Semakin besar channel dan audiensnya, peluang penghasilan juga ikut bertambah.
Syarat Monetisasi YouTube
Setelah memahami apa itu monetisasi YouTube, langkah berikutnya adalah mengetahui syarat yang harus dipenuhi agar channel bisa menghasilkan uang. YouTube tidak langsung mengizinkan semua channel untuk dimonetisasi, karena ada standar tertentu yang wajib dipatuhi.
Syarat ini dibuat untuk memastikan bahwa channel benar-benar aktif, memiliki audiens nyata, dan kontennya sesuai dengan kebijakan YouTube. Jadi sebelum mengajukan monetisasi, pastikan semua ketentuan berikut sudah terpenuhi.
Jumlah Subscriber dan Jam Tayang
Untuk membuka monetisasi penuh, YouTube menyediakan dua jalur utama:
- 1.000 subscriber dan 4.000 jam tayang publik dalam 12 bulan terakhir
- 1.000 subscriber dan 10 juta penayangan Shorts publik dalam 90 hari terakhir
Selain itu, ada akses awal dengan fitur monetisasi terbatas dengan syarat berikut:
- 500 subscriber
- 3 video publik dalam 90 hari terakhir
- 3.000 jam tayang dalam 12 bulan terakhir atau 3 juta penayangan Shorts dalam 90 hari
YouTube Shorts dan Aturan Penayangan
YouTube Shorts bisa menjadi jalur alternatif untuk monetisasi, tetapi tidak semua penayangan dihitung. Hanya Shorts yang bersifat publik dan muncul di Shorts Feed yang masuk ke perhitungan syarat monetisasi.
Penayangan dari Shorts privat, video tidak publik, video yang dihapus, atau hasil promosi iklan tidak dihitung. Jam tayang Shorts juga tidak bisa digunakan untuk memenuhi syarat 4.000 jam tayang video biasa.
Akun AdSense dan Verifikasi
Untuk menerima pembayaran, kamu harus menghubungkan akun AdSense yang valid. Membuat lebih dari satu akun AdSense melanggar kebijakan dan bisa menyebabkan monetisasi dinonaktifkan.
Selain itu, verifikasi dua langkah wajib diaktifkan pada akun Google sebelum mendaftar YPP. Jika saldo AdSense sudah mencapai 10 dolar AS, Google akan mengirim PIN verifikasi ke alamat kamu.
Jika alamat tidak diverifikasi dalam waktu 4 bulan, monetisasi akan dihentikan sementara.
Pedoman Komunitas dan Kebijakan Konten
Channel yang ingin dimonetisasi harus mematuhi Pedoman Komunitas dan Ketentuan Layanan YouTube. Channel dengan pelanggaran aktif tidak bisa mendaftar YPP sampai pelanggaran tersebut berakhir atau berhasil diajukan banding.
Konten juga harus bersifat original dan autentik, tidak diproduksi massal, tidak hanya berbasis template, dan dibuat untuk memberikan nilai bagi penonton.
Mulai 15 Juli 2025, YouTube akan memperketat kebijakan terhadap konten yang dianggap tidak autentik. Channel dengan jenis konten seperti ini berisiko dikeluarkan dari YouTube Partner Program.
Cara Monetisasi YouTube Step-by-Step
Setelah mengetahui syarat-syarat monetisasi, sekarang saatnya melihat bagaimana proses monetisasi YouTube dilakukan langkah demi langkah. Bagian ini akan membahas dari mulai mengecek kelayakan channel, mendaftar ke YouTube Partner Program, hingga menunggu persetujuan dan mengaktifkan iklan di video kamu.
Dengan mengikuti panduan ini secara runtut, kamu bisa memastikan setiap tahap dilakukan dengan benar dan peluang diterima di YPP jadi lebih tinggi.
Mengecek Status Monetisasi di YouTube Studio
Jika syarat sudah terpenuhi, kamu bisa mengecek status monetisasi melalui YouTube Studio. Login ke YouTube, klik foto profil di kanan atas, lalu pilih YouTube Studio.
Masuk ke menu Earn atau Monetization. Di halaman ini, kamu bisa melihat progres kelayakan channel.
Jika belum memenuhi syarat, kamu bisa mengaktifkan notifikasi agar mendapatkan email saat channel sudah memenuhi ketentuan.
Mendaftar ke YouTube Partner Program
Jika semua syarat sudah terpenuhi, tombol Apply Now akan muncul. Klik tombol tersebut untuk memulai pendaftaran.
Kamu akan diminta membaca dan menyetujui syarat Program Partner YouTube sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Menghubungkan Akun AdSense
Pada proses pendaftaran, kamu perlu menghubungkan akun AdSense. Kamu bisa menggunakan akun yang sudah ada atau membuat akun baru jika belum memilikinya.
Pastikan data akun dan URL channel sudah benar sebelum menyetujui koneksi.
Menunggu Proses Peninjauan
Setelah pendaftaran selesai, channel akan masuk ke tahap peninjauan oleh YouTube. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar satu bulan, tergantung antrean.
Kamu bisa memantau statusnya melalui menu Monetization di YouTube Studio. Jika disetujui, iklan akan mulai aktif di video yang memenuhi syarat.
Pastikan juga pengaturan pembayaran AdSense sudah benar agar penghasilan bisa diterima.
Penutup
Monetisasi YouTube membutuhkan proses dan konsistensi. Selama channel memenuhi syarat dan mengikuti kebijakan yang berlaku, peluang untuk menghasilkan uang dari YouTube tetap terbuka.
Dengan memahami sistem monetisasi, syarat yang harus dipenuhi, dan langkah pendaftarannya, kamu bisa mengelola channel dengan lebih terarah. Fokuslah pada konten yang bermanfaat dan konsisten, karena pertumbuhan channel akan berjalan seiring waktu.


