Cara Konfigurasi VLAN dan Inter-VLAN di Cisco Packet Tracer

Inter-VLAN Routing memungkinkan perangkat dari VLAN yang berbeda untuk saling berkomunikasi. Secara default, setiap VLAN merupakan jaringan terpisah atau broadcast domain yang berbeda, sehingga perangkat di dalamnya tidak bisa saling terhubung tanpa proses routing.

Dalam pembelajaran jaringan komputer, khususnya materi Cisco, VLAN dan Inter-VLAN Routing adalah konsep dasar yang sangat penting untuk dipahami. VLAN digunakan untuk membagi jaringan secara logis, sedangkan Inter-VLAN Routing berfungsi sebagai penghubung antar VLAN tersebut.

Pada artikel ini, kamu akan mempelajari apa itu VLAN, bagaimana cara kerjanya, metode Inter-VLAN Routing, serta langkah-langkah konfigurasi VLAN dan Inter-VLAN Routing di Cisco Packet Tracer secara lengkap dan mudah dipahami.

Pengertian VLAN dan Inter-VLAN Routing

VLAN (Virtual Local Area Network) adalah jaringan lokal virtual yang memungkinkan kita membagi satu jaringan fisik menjadi beberapa jaringan logis tanpa perlu menambah perangkat keras.

Setiap VLAN dianggap sebagai satu subnet atau satu broadcast domain yang terpisah. Artinya, perangkat yang berada di VLAN berbeda tidak dapat saling berkomunikasi secara langsung meskipun masih berada dalam satu switch.

Di sinilah peran Inter-VLAN Routing dibutuhkan.

Inter-VLAN Routing adalah proses routing yang memungkinkan komunikasi antar VLAN menggunakan perangkat Layer 3 seperti router atau multilayer switch.

Fungsi dan Manfaat VLAN dalam Jaringan

Penggunaan VLAN dalam jaringan komputer memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  • Membagi broadcast domain agar trafik jaringan lebih efisien
  • Meningkatkan keamanan dengan memisahkan trafik antar divisi
  • Mempermudah manajemen jaringan
  • Mengurangi beban jaringan yang besar
  • Menghemat biaya karena tidak memerlukan tambahan switch fisik
  • Mempermudah skalabilitas jaringan

Dengan VLAN, jaringan besar dapat dibagi menjadi beberapa bagian kecil yang lebih terstruktur dan mudah dikelola.

Cara Kerja Inter-VLAN Routing

Walaupun VLAN memberikan banyak keuntungan, VLAN juga membatasi komunikasi antar jaringan. Perangkat di VLAN yang berbeda tidak bisa saling berkomunikasi tanpa routing.

Inter-VLAN Routing bekerja dengan cara meneruskan paket data dari satu VLAN ke VLAN lain menggunakan perangkat Layer 3. Proses ini menggunakan IP Address, bukan MAC Address, karena routing bekerja pada Layer Network (Layer 3).

Router atau Layer 3 Switch akan menerima paket dari satu VLAN, kemudian meneruskannya ke VLAN tujuan sesuai dengan tabel routing yang ada.

Metode Inter-VLAN Routing

1. Metode Legacy (Tradisional)

Metode ini menggunakan beberapa interface fisik pada router, di mana setiap interface terhubung ke satu VLAN. Cara ini jarang digunakan karena tidak efisien dan kurang skalabel.

2. Router-on-a-Stick (ROAS)

Metode ini menggunakan satu interface fisik router yang dibagi menjadi beberapa subinterface. Setiap subinterface mewakili satu VLAN dan menggunakan trunk 802.1Q. Metode ini sering digunakan pada jaringan kecil hingga menengah.

3. Layer 3 Switch

Menggunakan multilayer switch yang memiliki kemampuan routing internal melalui SVI (Switched Virtual Interface). Metode ini paling efisien dan cocok untuk jaringan berskala besar.

Pada panduan ini, kita akan fokus menggunakan metode Router-on-a-Stick.

Konfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer

Sebelum melakukan Inter-VLAN Routing, kita perlu membuat dan mengonfigurasi VLAN pada switch. Sebelum konfigurasi jika kamu belum paham tentang DHCP di Cisco bisa membaca artikel “Cara Konfigurasi DHCP Server di Cisco Packet Tracer” agar kamu paham dasarnya. Setelah itu kamu bisa membuat topologi VLAN sesuaikan dengan gambar dibawah ini. Lalu lanjutkan ke konfigurasi VLAN di Cisco:

VLAN Konfigurasi di Cisco

1. Membuat VLAN melalui CLI

Switch>enable
Switch#configure terminal
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name SALES
Switch(config-vlan)#exit

Untuk menambahkan VLAN lain:

Switch(config)#vlan 20
Switch(config-vlan)#name IT
Switch(config-vlan)#exit

Untuk memastikan VLAN sudah berhasil dibuat, gunakan perintah:

Switch#show vlan brief

2. Menetapkan Port Switch ke VLAN

Secara default, semua port switch berada di VLAN 1. Kita perlu memindahkan port ke VLAN yang sesuai.

Switch(config)#interface fastEthernet 0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 10

3. Konfigurasi Banyak Port Sekaligus (Interface Range)

Switch(config)#interface range fastEthernet 0/5-10
Switch(config-if-range)#switchport mode access
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 20

Untuk port yang tidak berurutan:

Switch(config)#interface range fa0/1, fa0/3, fa0/5
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 10

Konfigurasi Inter-VLAN Routing (Router-on-a-Stick)

1. Konfigurasi Trunk Port pada Switch

Switch(config)#interface gigabitEthernet 0/2
Switch(config-if)#switchport trunk encapsulation dot1q
Switch(config-if)#switchport mode trunk

2. Membuat Subinterface pada Router

Router(config)#interface gigabitEthernet 1.10
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
Router(config-subif)#exit

Router(config)#interface gigabitEthernet 1.20
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 20

3. Memberikan IP Address pada Setiap VLAN

Router(config)#interface gigabitEthernet 1.10
Router(config-subif)#ip address 10.10.10.1 255.255.255.0

Router(config)#interface gigabitEthernet 1.20
Router(config-subif)#ip address 10.10.20.1 255.255.255.0

Pengujian dan Troubleshooting

Setelah konfigurasi diatas selesai, kita bisa langsung melakukan uji coba.. berikut ini list apa saja yang harus kamu tes setelah VLAN berhasil di konfigurasi.

Uji Koneksi dengan Ping

  • Ping antar PC dalam VLAN yang sama
  • Ping dari PC ke default gateway
  • Ping antar PC di VLAN yang berbeda

Perintah Verifikasi

  • show vlan brief
  • show interfaces trunk
  • show ip interface brief
  • show interfaces switchport

Kesalahan Umum

  • Port switch belum dimasukkan ke VLAN
  • Trunk belum aktif
  • Subnet IP salah
  • VLAN tidak diizinkan pada trunk
  • Native VLAN tidak sama

Penutup

Konfigurasi VLAN dan Inter-VLAN Routing merupakan kemampuan dasar yang wajib dikuasai dalam dunia jaringan komputer. VLAN membantu membagi jaringan secara logis, sedangkan Inter-VLAN Routing memungkinkan komunikasi antar jaringan tersebut.

Dengan menggunakan Cisco Packet Tracer, kamu bisa berlatih dan memahami konsep ini sebelum diterapkan pada jaringan nyata. Metode Router-on-a-Stick sangat cocok digunakan untuk simulasi dan jaringan skala kecil hingga menengah.

Teruslah berlatih dan bereksperimen dengan menambahkan VLAN atau perangkat baru agar pemahamanmu tentang jaringan komputer semakin matang. Semoga panduan ini membantu proses belajarmu dalam memahami VLAN dan Inter-VLAN Routing menggunakan Cisco Packet Tracer.