
Masalah Update Windows 11 25H2 yang Perlu Kamu Ketahui
Kali ini Baong Digital akan membahas beberapa masalah penting yang muncul setelah update Windows 11 versi 25H2. Update ini memang membawa sejumlah pembaruan, tetapi di sisi lain juga menimbulkan gangguan, terutama pada pemutaran media dan proses instalasi update di kondisi tertentu.
Beberapa pengguna melaporkan bahwa setelah melakukan update, konten media tidak bisa diputar seperti biasa. Masalah ini bukan sekadar error ringan, karena berkaitan langsung dengan sistem perlindungan konten atau DRM (Digital Rights Management) yang digunakan di Windows.
Gangguan DRM Setelah Update Windows 11 25H2

Salah satu masalah paling serius pada Windows 11 25H2 adalah kegagalan pemutaran konten yang dilindungi DRM. DRM sendiri berfungsi untuk melindungi film, musik, dan siaran digital agar tidak digunakan atau disalin secara ilegal.
Berdasarkan keterangan resmi dari Microsoft, bug pada update ini menyebabkan komponen Enhanced Video Renderer (EVR) tidak bekerja dengan normal. Akibatnya, aplikasi media yang memutar konten dengan perlindungan hak cipta mengalami berbagai kendala.
Beberapa masalah yang sering muncul antara lain:
- Muncul pesan error perlindungan hak cipta
- Video tersendat atau terhenti saat diputar
- Layar menjadi hitam ketika memutar Blu-ray, DVD, atau TV digital
- Aplikasi media mengalami freeze
Masalah ini umumnya terjadi pada aplikasi media lama yang masih menggunakan EVR, khususnya untuk pemutaran Blu-ray, DVD, dan Digital TV. Sementara itu, layanan streaming modern tidak terdampak karena sudah memakai sistem pemutar yang lebih baru.
Aplikasi Media Lama Terdampak Update
Laporan gangguan mulai banyak muncul setelah update Windows tanggal 29 Agustus 2025 (KB5064081). Perubahan pada cara kerja EVR terhadap sistem proteksi konten membuat aplikasi yang masih bergantung pada teknologi lama ini gagal memproses DRM dan HDCP dengan benar.
Walaupun EVR sudah dianggap sebagai teknologi lama dan digantikan oleh Simple Video Renderer, faktanya masih banyak aplikasi yang belum sepenuhnya beralih. Hal inilah yang membuat update Windows 11 25H2 cukup berdampak bagi sebagian pengguna.
Microsoft kemudian merilis update lanjutan sebagai upaya perbaikan, antara lain:
- Preview update September 2025 (KB5065789) untuk sebagian masalah HDCP
- Preview update Oktober 2025 (KB5067036) untuk gangguan DRM audio digital
Sebelum update perbaikan ini dipasang, pengguna yang masih mengandalkan media fisik disarankan menggunakan perangkat lain atau metode pemutaran alternatif.
Error Instalasi File .MSU dari Network Share
Masalah lain yang cukup mengganggu, terutama di lingkungan kerja atau enterprise, adalah kegagalan instalasi update menggunakan file .msu melalui Windows Update Standalone Installer (WUSA) dari network share.
Error yang sering muncul berupa ERROR_BAD_PATHNAME, dan biasanya terjadi jika:
- File .msu dijalankan langsung dari folder network yang berisi banyak update
- Administrator menjalankan perintah WUSA yang mengarah ke lokasi network tersebut
Menariknya, masalah ini tidak muncul jika file update hanya satu atau sudah disalin ke penyimpanan lokal. Selain itu, setelah instalasi berhasil dan sistem di-restart, menu Settings terkadang masih menampilkan notifikasi bahwa restart diperlukan. Kondisi ini umumnya akan hilang sendiri dalam waktu sekitar 15 menit.
Beberapa solusi sementara yang bisa dilakukan:
- Menyalin file update ke local disk sebelum instalasi
- Menggunakan mekanisme Known Issue Rollback (KIR) untuk perangkat non-managed
- Menerapkan Group Policy khusus pada jaringan enterprise
Masalah ini biasanya terjadi pada perangkat yang memasang update sejak 28 Mei 2025 (KB5058499) atau setelahnya.
Media Creation Tool Bermasalah di Perangkat ARM64
Pengguna perangkat Windows berbasis ARM64 juga sempat mengalami kendala setelah update 25H2. Media Creation Tool versi 26100.6584 dilaporkan gagal dijalankan dan menampilkan pesan error saat dibuka.
Sebelumnya, perangkat ARM64 masih dapat digunakan untuk membuat media instalasi Windows versi x64. Namun, fungsi tersebut menjadi tidak bisa digunakan setelah update ini.
Microsoft mengakui masalah tersebut dan akhirnya merilis perbaikan melalui update Oktober 2025 (KB5067036), disertai versi Media Creation Tool terbaru yang kembali berfungsi normal.
Sebelum perbaikan tersedia, solusi yang bisa dilakukan antara lain mengunduh file ISO Windows secara langsung atau menggunakan PC berbasis x64 untuk membuat media instalasi.
Kesimpulan
Update Windows 11 25H2 membawa beberapa masalah yang perlu kamu pertimbangkan sebelum melakukan instalasi. Gangguan DRM akibat kerusakan pada Enhanced Video Renderer menjadi isu paling berdampak, terutama bagi pengguna Blu-ray, DVD, dan siaran TV digital.
Di sisi lain, administrator IT perlu memperhitungkan kendala instalasi update melalui network share, sementara pengguna ARM64 sempat terdampak oleh kegagalan Media Creation Tool.
Jika kamu masih mengandalkan aplikasi media lama atau memiliki kebutuhan deployment tertentu, menunda update hingga seluruh perbaikan terpasang bisa menjadi langkah yang lebih aman. Untuk informasi terbaru, selalu periksa dokumentasi resmi Microsoft sebelum memutuskan melakukan update sistem.



